Photobox lagi booming


Kalau kita jalan-jalan ke Mal, sering kita lihat banyak anak muda antri dan bergerombol untuk menggunakan jasa Photobox , berfoto rame-rame dengan ekspresi yang bermacam-macam. Biasanya mereka memilih frame atau variasi sebelum berfoto, kemudian juga meminta fotonya dicetak berbagai gaya dalam satu lembar ukuran kecil.

Biasanya harga yang harus dibayar mereka antara Rp.10.000,-an. Mari kita berhitung keunttungan yang didapat. Peningkatan nilai jual dari kertas photo + tinta yang berkisar Rp.400,- menjadi Rp.10.000,- didapat selisih modal dan harga jual = Rp.9.600,-/lembar. Tentunya sangat fantastis. Jika sehari ada 20 klien berfoto, maka penghasilan pemiliknya adalah 20 x Rp.9600,- = Rp. 192.000,- atau sekitar Rp. 5,7 juta / bulan.
Ini menarik untuk dikaji kemungkinannya dalam hal peluang bisnis.
Sebenarnya sistem Photobox adalah sebuah komputer, kamera, dan printernya yang terintegrasi dalam satu sistem yang digerakkan oleh sistem operasi dan software khusus photobox dengan cara penggunaan yang dibuat sangat mudah sehingga operator pemulapun dapat mengoperasikannya setelah training singkat.
Di koran-koran sudah sering terlihat beberapa supplier menawarkan sistem photobox dengan harga di kisaran Rp.25-40juta. Dengan asumsi sewa tempat, biaya kertas dan tinta, serta gaji karyawan sekitar Rp 2 juta / bulan, maka masih ada keuntungan sekitar Rp. 3,7 juta /bulan atau balik modal dalam jangka waktu 6 - 12 bulan. Ingin Bisnis Photobox?


0 komentar:


Kelompok Usaha by Digimedia


Digimedia Copyrights@2007